SDN 63 DODU KOTA BIMA GELAR KEGIATAN SOSIALISASI TES KEMAMPUAN AKADEMIK (TKA) BERSAMA ORANG TUA MURID/WALI MURID KELAS VI
KOTA BIMA- Peningkatan mutu pendidikan memerlukan kolaborasi yang kuat antara institusi sekolah dan lingkungan keluarga. Menyadari hal ini, SDN 63 Dodu Kota Bima mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi orang tua siswa. Kegiatan ini bukan sekadar pemberian informasi, melainkan sebuah gerakan untuk membangun pemahaman dan komitmen bersama dalam memantau dan mendukung perkembangan akademik anak. Sinergi yang dibangun diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang kohesif dan suportif.
Sosialisasi yang digelar pada hari Kamis, 12 Februari 2026 di ruangan TIK SDN 63 Dodu Kota Bima tersebut dihadiri secara antusias oleh para wali murid. Dalam acara itu,pihak sekolah memaparkan secara detail tujuan, mekanisme, dan kisi-kisi materi TKA. Orang tua diajak untuk memahami bahwa hasil TKA bukanlah akhir dari segala penilaian, tetapi sebuah alat diagnostik untuk mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan dalam pemahaman siswa. Melalui dialog interaktif, berbagai pertanyaan dan kekhawatiran orang tua dapat dijawab secara langsung, menciptakan transparansi dan kepercayaan.
Komitmen Sekolah dalam membangun kemitraan ini ditegaskan langsung oleh Kepala SDN 63 Dodu Kota Bima yaitu Bapak Fahrul Kamil S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, "Kegiatan sosialisasi TKA ini adalah bukti nyata bahwa SDN 63 Dodu Kota Bima tidak bisa berjalan sendiri. Keberhasilan anak-anak kita adalah tanggung jawab bersama. Melalui komunikasi yang baik seperti ini, kami berharap orang tua dapat menjadi mitra aktif, bukan hanya penerima laporan, dalam mendampingi putra-putri mereka mempersiapkan diri."
Peran orang tua pascasosialisasi menjadi sangat krusial. Dengan pemahaman yang baik tentang TKA, mereka diharapkan dapat menciptakan lingkungan rumah yang kondusif untuk belajar, memberikan motivasi, serta berkoordinasi dengan wali kelas jika menemui kendala. Dukungan emosional dan praktis dari keluarga akan menjadi fondasi psikologis yang kuat bagi siswa, mengurangi kecemasan dan meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam menghadapi evaluasi pembelajaran.
Pada akhirnya, inisiatif SDN 63 Dodu Kota Bima ini merupakan sebuah model praktik baik yang patut diapresiasi. Sinergi sekolah dan orang tua yang terbentuk melalui jalur komunikasi formal seperti sosialisasi TKA telah menanamkan pondasi yang kokoh untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada persiapan tes, tetapi berkembang dalam setiap aspek pembentukan karakter dan kompetensi siswa, mewujudkan visi bersama yaitu pendidikan yang holistik dan berkualitas bagi generasi penerus bangsa.